Get Adobe Flash player
September 2017
M T W T F S S
     
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Pameran

Merangkum sebuah gagasan dalam dengan berbagai bentuk idiom yang plural barangkali tak terlalu sulit karena semenjak awal kita sudah dapat menduga benang merah yang menghubungkan berbagai perbedaan pada tataran simbolisnya. Namun merangkum berbagai gagasan yang berbeda sekaligus membingkai seluruh keanekaragaman simbol yang (mungkin) akan tersaji dalam sebuah pergelaran karya seni rupa bisa jadi merupakan sesuatu yang menarik karena akan membuat kita jatuh-masuk ke dalam rimba simbol yang mungkin saja menyimpan banyak kejutan.

Membingkai sebuah kegiatan kesenirupaan yang diikuti oleh peserta yang berasal dari wilayah (geografis) yang berbeda dengan corak kultural yang beraneka ragam membuka peluang bagi kita untuk mengetahui: Apa yang sedang menjadi perhatian masyarakat pendidikan seni rupa indonesia saat ini? Sejauh mana eksplorasi yang ditempuh untuk membiakkan rimba simbol (rupa) yang merupakan alat untuk menyampaikan pesan, gagasan, maupun kritik dalam konteks kehidupan kita di indonesia ini? Apakah perbedaan geo-kultural akan nampak pada karya-karya rupa yang diciptakan?

Maka sebagai wujud usaha merangkum serta mengidentifikasi perkembangan seni , khususnya bagi masyarakat pendidikan seni rupa indonesia, kegiatan Art Edu Care kembali digelar ke tiga kalinya dengan mengusung tema Art Edu Care #3 : Berbeda-beda Tetap Satu Rupa. Tema ini dimuculkan dengan maksud untuk menegaskan apa yang menjadi harapan penyelenggara Art Edu Care #3 yang menginginkan pada kali ketiga pelaksanaan Art Edu Care ini mampu menghadirkan partisipan yang lebih luas.
Tema Art Edu Care #3 : Berbeda-beda Tetap Satu Rupa, ini diusung untuk dapat mengakomodir keberagaman latar belakang baik secara geografis maupun kultural dari peserta yang akan berpartisipasi aktif di dalamnya, yaitu seluruh LPTK Negeri se-Indonesia.
Art Edu Care #3 : Berbeda-beda Tetap Satu Rupa ini diharapkan akan menampilkan wajah yang berbeda dari kegiatan- kegiatan sebelumnya, dengan acara utama berupa pameran seni rupa yang juga diharapkan akan menghadirkan karya yang lebih kaya, baik dari aspek gagasan maupun idiom-idiom yang menjadi jalan penyampaiannya.
Tak hanya sebuah pergelaran karya seni rupa yang ingin kami sajikan ke khalayak luas. Namun di dalam, kita sebagai masyarakat pendidikan seni rupa indonesia tentu akan menjadikan kegiatan ini untuk melakukan refleksi dengan membongkar kembali pengalaman masing-masing untuk dijadian acuan bersama dalam sebuah proyek yang tak sepele: ke mana pendidikan seni rupa indonesia akan kita bawa?

Tak berlebihan kiranya jika kami sebagai penyelenggara mengharapkan kegiatan ini sebagai sebiah wadah berkumpulnya masyarakat pendidikan seni rupa Indonesia. Karena kegiatan ini merupakan keberlanjutan dari apa yang telah kami rintis semenjak empat tahun lalu.

Dimulai dari Art Edu ( Caution ) yang dilaksanakan pada tahun 2008, sebagai salah satu bentuk peringatan Dies Natalis UNS ke 32 dengan peserta dari mahasiswa, alumni, dan dosen Pendidikan Seni Rupa FKIP UNS. Art Edu ( Caution ) yang kami anggap sebagai rintisan awal menyisakan harapan bagi kami untuk semakin melebarkan sayap, maka pada peringatan Dies Natalis UNS ke 33 kami memulai kerjasama dengan beberapa LPTK di luar Solo.
Sedangkan embrio kerjasama dengan LPTK diluar Solo tersebut kami mulai dengan kegiatan Sense, Science, Sign (2009) yang tidak hanya merangkul mahasiswa, alumni, dan dosen dari UNS saja, pada pameran dan Seminar yang kami laksanakan pada kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa dan dosen dari 3 LPTK Seni Rupa di Jawa Tengah yaitu Prodi Pendidikan Seni Rupa FKIP UNS, Jurusan Pendidikan Seni Rupa UNY Yogyakarta,dan Jurusan Pendidikan Seni Rupa UNNES Semarang.
Tidak hanya berhenti pada Sense, Science, Sign, pada tahun 2010 kami melaksanakan kegiatan Art Edu Care yang melibatkan 7 LPTK Negeri se Jawa (Prodi Pendidikan Seni Rupa FKIP UNS, Jurusan Pendidikan Seni Rupa UNY Yogyakarta, dan Jurusan Pendidikan Seni Rupa UNNES Semarang, Jurusan Pendidikan Seni Rupa UNJ, Jurusan Pendidikan Seni Rupa UPI Bandung, Jurusan Pendidikan Seni Rupa UNESA Surabaya, dan Jurusan Pendidikan Seni Rupa UM Malang).
Tahun berikutnya, tepat pada tanggal 11-15 Maret 2011 telah terlaksana Art Edu Care # 2: Let’s Care to Culture yang melibatkan 8 LPTK Negeri se-Jawa dan Bali (dengan tambahan peserta dari Prodi Jurusan Pendidikan Seni Rupa UNDIKSHA Bali).

Tahun 2012 merupakan tahun kelima yang menghadirkan optimisme penyelenggara bahwa kegiatan ini sudah saatnya dilaksanakan dengan skala Nasional. Dengan modal awal berupa jaringan antar LPTK se-Jawa dan Bali, tak berlebihan kiranya tahun ini kami mengharapkan partisipan dari luar Jaw dan Bali. Bukan semata karena ingin mengejar skala kegiatan yang lebih besar, melainkan memng sudah waktunya kita memperbincangkan arah pendidikan seni rupa di Indonesia dengan menghadirkan wakil dari seluruh penjuru nusantara. Agar kita dapat melihat suatu gambaran yang untuh tentang perkembangan dunia pendidikan seni rupa di indonesia dewasa ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>